Lakukan Vandalisme, Persebaya Dituntut Ganti Rugi

Lakukan Vandalisme, Persebaya Dituntut Ganti Rugi
Lakukan Vandalisme, Persebaya Dituntut Ganti Rugi

Laga persahabatan yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Persik Kediri yang digelar di Gelora Bung Tomo, meninggalkan sebuah masalah. Yakni, kerusakan terjadi pada sejumlah fasilitas yang terdapat di venue.

Saat itu, laga yang berlangsung pada akhir pekan (17 / 6 / 2017) kemarin cuma berakhir imbang 1 – 1. Namun bertepatan dengan hari ulang tahun Persebaya yang ke 90, suporter Persebaya pun mulai menyalakan kembang api untuk selebrasi. Kendati sampahnya dibuang di lintasan olahraga atletik. Sontak, permukaan lintasan tersebut menjadi gompal dan bopeng akibat terkena panas dan percikan api.

Selain merusak lintasan atletik, suporter Persebaya juga menjebol sejumlah pintu masuk dan merusak pagar pembatas kompleks stadion.

Melihat hasil kerusakan tersebut, Edi Santoso yang menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya pun angkat bicara.

“Pada lembaran kontrak tertulis jelas, kalau kerusakan yang terjadi di tempat yang disewakan harus ditanggung oleh pihak penyewa”, jelas Edy saat disambangi wartawan di kantornya yang berlokasi di Mall Perizinan.

Sementara, Chairul Basalamah selaku Manajer Persebaya pun langsung menanggapi pernyataan Edy terkait kerusakan yang terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo itu.

“Saya sudah mendengar masalah kerusakan itu, tapi yang tahu lebih pasti kan pihak panitia pelaksana. Karena, mereka lah yang berada di venue saat pertandingan digelar”, timpal Chairul.

“Mungkin untuk tahu lebih jelasnya, bisa langsung kontak mas Roki (Magbal) saja”, tambahnya.

Namun sampai sekarang, Roki Magbal, Media Officer Persebaya masih belum bisa dihubungi.

Selama ini, Persebaya memang kerap menyewa tempat bertanding bila hendak melakoni laga.

Berita Terkait: