Jadwal Bola 22-24 Juli 2017

Jadwal Bola 22-24 Juli 2017

Sabtu, 22 Juli 2017

Liga Premier Trofi Asia

17.00 WIB

West Brom vs Crystal Palace

Bein Sport 1

19.30 WIB

Leicester City vs Liverpool

Bein Sport 1

Challenge Match

18.30 WIB

Arsenal vs Chelsea

Kompas TV

Euro Woman

01.45 WIB

Jerman vs Italia

Soccer Channel

23.00 WIB

Islandia vs Swiss

Soccer Channel

MLS

06.00 WIB

Orlando City SC vs Atlanta United

Bein Sport 3

Liga Super China

18.30 WIB

Shanghai SIPG vs Guangzhou Evergrande

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

Barito Putera vs Madura United

TV One / Festival

18.30 WIB

Persib Bandung vs Persija Jakarta

TV One / Festival

Minggu, 23 Juli 2017

Euro Woman

01.45 WIB

Prancis vs Austria

Soccer Channel

23.00 WIB

Skotlandia vs Portugal

Soccer Channel

MLS

01.00 WIB

New York City FC vs Chicago Fire

Bein Sport 3

03.00 WIB

Minnesota United vs New York Red Bulls

Bein Sport 3

06.00 WIB

Toronto FC vs Colorado Rapids

Bein Sport 2

06.00 WIB

DC United vs Houston Dynamo

Bein Sport 3

06.30 WIB

New England Revolution vs LA Galaxy

Bein Sport 1

09.00 WIB

Real Salt Lake vs Sporting Kansas City

Bein Sport 2

Liga Super China

18.30 WIB

Shanghai Shenhua vs Beijing Guoan

Soccer Channel

Kualifikasi Piala AFC U-23

19.00 WIB

Thailand vs Indonesia

MNC TV / Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

Persipura Jayapura vs PS TNI

TV One / Festival

18.30 WIB

Bali United vs PSM Makassar

TV One / Festival

Senin, 24 Juli 2017

Piala Internasional Champion

04.00 WIB

Real Madrid vs Manchester United

Trans 7

MLS

05.30 WIB

Vancouver Whitecaps vs Portland Timbers

Bein Sport 3

09.30 WIB

Seattle Sounders vs San Jose Earthquakes

Bein Sport 2

Liga 1

18.30 WIB

Persegres Gresik United vs Sriwijaya FC

TV One / Festival

*Jadwal didapat dari berbagai sumber dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perubahan jadwal mendadak dari stasiun TV bukan tanggungjawab kami.

Berita Terkait:

10 Stadion Sepakbola di Dunia Dengan Kapasitas Penonton Terbanyak

Ternyata kita sebagai bangsa Indonesia harus berbangga diri, lantaran stadion sepakbola andalan Indonesia, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SGBU) termasuk dalam daftar 10 stadion sepakbola terbesar di dunia. Dimana, predikat tersebut diukur dari seberapa besar kapasitas penonton yang mampu ditampungnya. Namun begitu, peringkat berapakah yang diduduki oleh SGBU. Lalu stadion mana yang dicap sebagai stadion sepakbola paling besar di dunia? Simak selengkapnya dibawah ini.

10 – Bukit Jalil National Stadium, Malaysia – Kapasitas penonton: 87,411

Stadion Sepakbola Bukit Jalil National Stadium, Malaysia
Stadion Sepakbola Bukit Jalil National Stadium, Malaysia

Stadion ini dibangun pada tahun 1998 dan bertempat di Ibukota Negeri Jiran Malaysia, Kuala Lumpur. Selain berperan sebagai markas utama timnas Malaysia, Bukit Jalil National Stadium juga difungsikan sebagai tempat diadakannya pertandingan olahraga cabang atletik dan tempat digelarnya sejumlah liga sepakbola lokal.

9 – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SGBU), Indonesia – kapasitas penonton: 88,306

Stadion Sepakbola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SGBU), Indonesia
Stadion Sepakbola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SGBU), Indonesia

Ternyata SGBU yang menjadi kebanggaan Tanah Air Indonesia dalam bidang olahraga, masuk dalam urutan yang ke 9 sebagai stadion sepakbola terbesar di dunia.

Stadion yang didirikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, Ir Soekarno pada tahun 1962 itu terletak di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

SGBU seringkali difungsikan sebagai kandang timnas sepakbola Indonesia dan tempat digelarnya beberapa pertandingan olahraga untuk cabang-cabang lainnya. Diantaranya adalah atletik, gulat, basket, senam, dan lain sebagainya.

Laga persahabatan yang mempertemukan tim Korea besutan Park Ji Sung dengan tim Indonesia Legend yang diisi oleh sejumlah pemain-pemain sepakbola legenda Indonesia, juga pernah digelar di stadion sepakbola ini.

8 – Rose Bowl Stadium, Amerika Serikat – Kapasitas penonton: 92,542

Stadion Sepakbola Rose Bowl Stadium, Amerika Serikat
Stadion Sepakbola Rose Bowl Stadium, Amerika Serikat

Stadion yang berlokasi di Pasadena, California, Amerika Serikat (AS) itu merupakan markas dari salah klub sepakbola yang berlaga di MLS (Major League Soccer), yakni LA Galaxy. Selain itu, juga dijadikan sebagai markas dari timnas AS.

Prestasi tertinggi dari Rose Bowl Stadium adalah menjadi tempat digelarnya Piala Dunia 1994.

7 – Wembley Stadium, Inggris – Kapasitas penonton: 90,000

Stadion Sepakbola Wembley Stadium, Inggris
Stadion Sepakbola Wembley Stadium, Inggris

Stadion sepakbola di London ini merupakan milik dari asosiasi sepakbola di Inggris, yaitu FA. Selain dijadikan sebagai markas timnas Tiga Singa (Inggris), stadion ini juga dijadikan sebagai tempat digelarnya liga domestik, laga persahabatan, dan laga nasional di Inggris.

6 – Azadi Stadium, Iran – Kapasitas penonton: 95,225

Stadion Sepakbola Azadi Stadium, Iran
Stadion Sepakbola Azadi Stadium, Iran

Selain sebagai markas dari timnas Iran, klub lokal seperti Persepolis FC serta Esteghlal FC juga bernaung disini.

Walaupun stadion sepakbola yang dibangun di kota Tehran, Iran itu tercatat mampu menampung maksimal 95,225 penonton, sejarah pernah mencatat kalau ada suatu ketika Azadi Stadium pernah dimasuki hingga 100,000 penonton.

Prestasi terbesar dari stadion ini adalah dijadikan tempat digelarnya Asian Games 1974.

5 – FNB Stadium, Afrika Selatan – Kapasitas penonton: 94,736

Stadion Sepakbola FNB Stadium, Afrika Selatan
Stadion Sepakbola FNB Stadium, Afrika Selatan

FNB Stadium dikenal dengan keunikan desain bangunannya. Sang Arsitek sengaja merancang bangunan ini dengan bentuk yang menyerupai bentuk dari pot khas Afrika.

Sejak didirikan pada tahun 1980 di Nasrec, Afrika Selatan, stadion ini pernah ditutup sementara pada tahun 2010 untuk menjalani renovasi.

Selain menjadi tempat digelarnya partai final Piala Dunia 2010 yang mempertemukan timnas Belanda dan timnas Spanyol, FNB Stadium juga memiliki kenangan sejarahnya lainnya. Di stadion terbesar ke 5 ini lah, Nelson Mandela melakukan orasi pertamanya di khalayak ramai setelah bebas dari hukuman penjara tahun 1990.

4 – Estadio Azteca, Meksiko – Kapasitas penonton: 98,500

Stadion Sepakbola Estadio Azteca, Meksiko
Stadion Sepakbola Estadio Azteca, Meksiko

Sejak didirikan di Santa Ursula, Meksiko pada tahun 1966, Estadio Azteca sudah 2 kali dijadikan tempat digelarnya Piala Dunia. Yakni, pada tahun 1970 dan 1986.

Hal yang paling dikenang dari stadion ini adalah terjadinya gol ciptaan Diego Maradona yang terkenal dengan sebutan gol tangan Tuhan, saat timnas Argentina berduel dengan timnas Inggris pada ajang Piala Dunia 1986.

3 – Camp Nou, Spanyol – Kapasitas penonton: 99,354

Stadion Sepakbola Camp Nou, Spanyol
Stadion Sepakbola Camp Nou, Spanyol

Inilah stadion yang melahirkan bintang-bintang sepakbola dunia, seperti Lionel Messi, Luis Figo, dan Johan Cruyff. Stadion yang dirancang khusus untuk diletakkan dibawah tanah tersebut, merupakan markas dari klub raksasa yang berkancah di La Liga Spanyol, Barcelona FC.

Pada tahun 1957, secara resmi Camp Nou pertama kali dibuka untuk publik. Selanjutnya, stadion ini sudah 2 kali menjalani renovasi. Yakni pada tahun 1982 dan 2008.

2 – Salt Lake Stadium, India – Kapasitas penonton: 120,000

Stadion Sepakbola Salt Lake Stadium, India
Stadion Sepakbola Salt Lake Stadium, India

Stadion yang didirikan pada tahun 1984 ini berlokasi di Bidhannagar, Kolkata. Sering dijsebut juga dengan nama Yuva Bharati Krirangan. Merupakan markas dari klub sepakbola Mohun Bagan, East Bengala dan juga timnas India.

Hal yang paling membekas dihati pencinta sepakbola dunia adalah stadion ini menjadi tempat kiper legendaris asal Jerman, Oliver Kahn terakhir kalinya bermain. Sebelum akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu pada tahun 2008.

Selain sebagai tempat diselenggarakannya pertandingan sepakbola, perlombaan olahraga cabang atletik juga sering dilangsungkan di Salt Lake Stadium.

1 – Rungrado 1st of May Stadium, Korea Utara – Kapasitas penonton: 150,000

Stadion Sepakbola Rungrado 1st of May Stadium, Korea Utara
Stadion Sepakbola Rungrado 1st of May Stadium, Korea Utara

Ternyata stadion di Pyongyang, Korea Utara yang dibangun pada tahun 1989 itu lah yang menyabet gelar sebagai stadion terbesar di seluruh dunia.

Selain sebagi tempat digelarnya pertandingan sepakbola dan olahraga atletik, Rungrado 1st of May Stadium juga sering digunakan sebagai tempat pagelaran kebudayaan Korea Utara, Arirang Festival.

Sesuai dengan namanya, stadion sepakbola ini dibangun pada tanggal 1 Mei.

Jadwal Bola 18-21 Juli 2017

Jadwal Bola 18-21 Juli 2017

Selasa, 18 Juli 2017

Euro Woman

01.45 WIB

Jerman vs Swedia

Soccer Channel

23.00 WIB

Austria vs Swiss

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

PSM Makassar vs Barito Putera

TV One / Festival

Rabu, 19 Juli 2017

Liga Premier Trofi Asia

17.00 WIB

West Brom vs Leicester City

Bein Sport 1

19.30 WIB

Liverpool vs Crystal Palace

Bein Sport 1

Liga 1

18.30 WIB

Sriwijaya FC vs Bali United

TV One / Festival

Kualifikasi Piala AFC U-23

16.00 WIB

Indonesia vs Malaysia

RCTI

Euro Woman

01.45 WIB

Prancis vs Islandia

Soccer Cannel

23.00 WIB

Spanyol vs Portugal

Soccer Cannel

Kamis, 20 Juli 2017

MLS

06.30 WIB

Montreal Impact vs Philadelphia Union

Bein Sport 1

06.30 WIB

New York City vs Toronto FC

Bein Sport 2

06.30 WIB

New York Red Bulls vs San Jose Earthquakes

Bein Sport 3

09.30 WIB

LA Galaxy vs Vancouver Whitecaps

Bein Sport 1

09.30 WIB

Seattle Sounders vs DC United

Bein Sport 2

09.30 WIB

Portland Timbers vs Real Salt Lake

Bein Sport 3

Euro Woman

01.45 WIB

Inggris vs Skotlandia

Soccer Cannel

23.00 WIB

Norwegia vs Belgia

Soccer Cannel

Jumat, 21 Juli 2017

Liga 1

15.00 WIB

Bhayangkara FC vs Mitra Kukar

TV One / Festival

18.30 WIB

Semen Padang vs Arema FC

TV One / Festival

*Jadwal didapat dari berbagai sumber dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perubahan jadwal mendadak dari stasiun TV bukan tanggungjawab kami.

Berita Terkait:

Jadwal Bola 15-17 Juli 2017

Jadwal Bola 15-17 Juli 2017

Sabtu, 15 Juli 2017

Piala Emas Concacaf

06.30 WIB

Kosta Rika vs Guyana Prancis

Soccer Channel

09.00 WIB

Kanada vs Honduras

Soccer Channel

Piala AFF U-15 ‘17

16.00 WIB

Laos vs Indonesia

Global TV / Soccer Channel

Liga Super China

18.30 WIB

Guangzhou Evergrande vs Shandong Luneng

Soccer Channel

Liga 1

18.30 WIB

Mitra Kukar vs Persib Bandung

TV One / Festival

Minggu, 16 Juli 2017

Piala Emas Concacaf

03.30 WIB

Panama vs Martinik

Soccer Channel

06.00 WIB

Nikaragua vs Amerika Serikat

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

Persija Jakarta vs Borneo FC

TV One / Festival

18.30 WIB

Arema FC vs Persipura Jayapura

TV One / Festival

Liga Super China

18.30 WIB

Tianjin Quanjian vs Shanghai Shenhua

Soccer Cannel

Euro Woman

23.00 WIB

Belanda vs Norwegia

Soccer Cannel

Senin, 17 Juli 2017

Liga 1

15.00 WIB

Persela Lamongan vs Bhayangkara FC

TV One / Festival

*Jadwal didapat dari berbagai sumber dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perubahan jadwal mendadak dari stasiun TV bukan tanggungjawab kami.

Berita Terkait:

Ke Old Trafford, Lukaku Dobrak Rekor Transfer Paling Mahal di MU

Ke Old Trafford, Lukaku Dobrak Rekor Transfer Paling Mahal di MU
Ke Old Trafford, Lukaku Dobrak Rekor Transfer Paling Mahal di MU

MU berharap Lukaku bisa jadi pengganti Ibra di musim depan

Pekan Lalu Romelu Lukaku resmi diangkut MU (Manchester United) dari Everton FC. Bergantung pada tenaga Lukaku di musim depan, Setan Merah tak sungkan-sungkan menggelontorkan uang senilai 75,000,000 Pound untuk menebus bomber kelahiran Belgia itu.

Ekpektasi MU kepada Lukaku memang tidaklah sepele. Lukaku diharapkan bisa menggantikan peran Zlatan Ibrahimovic, yang sebelumnya merupakan mesin gol MU.

MU memang enggan untuk memperpanjang kontrak Ibra, mengingat dirinya yang sedang mengalami cidera parah yang tidak kunjung sembuh. Sebagai alternatif, Jose Mourinho pun akhirnya berhasil menemukan sosok Lukaku yang dirasanya pas untuk mempertajam lini depan MU.

Profil Lukaku sebagai striker Everton di musim 2016 / 2017 lalu, bisa dibilang termasuk disegani. Sepanjang mengarungi Liga Premier selama semusim, pemain berumur 24 tahun itu sukses mempersembahkan 25 gol bagi klubnya.

Lukaku pecah rekor sebagai pemain baru dengan nilai transfer paling mahal di MU

Kepindahan Lukaku ke Old Trafford pun sempat membuat geger fans The Red Devil. Lukaku dicap sebagai pemain baru MU yang punya harga banrol transfer paling besar di klub, sekaligus menjadi rekor baru yang memecahkan rekor transfer Paul Pogba sebelumnya.

Namun begitu, fans fanatik tidak terlalu ambil pusing dengan seberapa mahal nilai transfer pemain timnas Belgia itu. Mereka hanya berharap, kalau Lukaku bisa membawa MU meraih banyak titel di musim depan.

Antusiasme fans fanatik Setan Murah terkait soal kepindahan Lukaku ke MU, dibuktikan dengan total retweet di akun Twitter resmi MU. Yakni, mencapai 93,000 cuitan. Itupun juga mengalahkan antusiasme mereka, saat menantikan Paul Pogba yang didatangkan dari Turin. Yaitu, mencapai 88,000 retweet.

Dibanding klub Liga Premier lainnya, MU merupakan klub yang paling gandrung dibicarakan di sosial media. Omongan tentang mereka pun tidak hanya terjadi di Twitter saja, namun juga di Facebook, Line, dan Instagram. Selain mereka juga memang sangat aktif menebar pesona di jejaring sosial.

Sejarah Turnamen Sepakbola Internasional Piala Dunia

Sejarah Turnamen Sepakbola Internasional Piala Dunia
Sejarah Turnamen Sepakbola Internasional Piala Dunia

Piala Dunia merupakan pertandingan yang diorganisir oleh organisasi sepakbola tertinggi di dunia, FIFA (Federation Internationale de Football Association). Dimana, kompetisi ini mengikutsertakan seluruh negara di berbagai belahan dunia untuk meraih titel Juara Sepakbola Dunia.

Turnamen Piala Dunia pertama kali digelar FIFA pada tahun 1930. Pada saat itu, Jules Rimet selaku orang yang menjabat sebagai Presiden ketiga FIFA periode 1921 – 1954, mengeluarkan ide untuk menentukan tim sepakbola negara mana yang paling kuat di dunia.

Piala Dunia pun digelar Rimet secara perdana di Uruguay. Berdasarkan catatan, ada 13 negara yang pertama kali diundang FIFA untuk ikut berkompetisi di ajang berlevel internasional ini. Selanjutnya, jumlah negara yang menjadi kompetitor di ajang sepakbola paling akbar ini pun terus berekpansi. Hingga pada akhirnya FIFA memutuskan untuk mengikutsertakan 32 negara saja. Dimana sebelumnya, tim nasional dari negara yang berkompetisi harus terlebih dahulu mengikuti pertandingan kualifikasi. Dicatat jumlah seluruh tim yang selalu rutin menjalani proses kualifikasi, ada sekitar 200 tim yang berasal dari seluruh negara-negara di dunia.

Sejatinya, turnamen bertaraf internasional sudah pernah digelar jauh sebelum tahun 1930. Saat itu, kompetisi semacam ini pertama kali berlangsung di Glasgow, negara yang berada diantara Inggris dan Skotlandia. Kendati, kompetisi internasional tersebut bisa dikatakan hampir tidak pernah diselenggarakan diluar negara Inggris.

Baru pada tahun 1902, kompetisi sepakbola tingkat dunia mulai diadakan diluar Inggris. Ada 2 negara yang biasa menjadi tuan rumah turnamen tersebut, yaitu Uruguay ataupun Argentina.

Untuk menaungi segala permasalahan sepakbola yang ada diseluruh dunia, sejumlah negara-negara besar seperti Prancis, Denmark, Belanda, Belgia, Spanyol, Swiss, Swedia dan Jerman pun sepakat untuk mendirikan organisai induk sepakbola dunia yang kita kenal dengan FIFA. FIFA sendiri berdiri di Paris, Prancis pada tanggal 22 Mei 1904.

Dengan langkah yang terorganisir semacam ini, popularitas sepakbola di mata dunia pun meningkat secara eksponansial. Namun, ide brilian tersebut harus dicuri oleh sejumlah negara yang sepakat mengadakan event serupa. Yaitu, IOC atau yang lebih dikenal dengan sebutan Olimpiade. Olimpiade menggelar beberapa cabang olahraga, yang sepakbola termasuk juga didalamnya.

Sebagai langkah untuk menaikkan popularitasnya kembali, FIFA pun mengadakan turnamen sepak bola bertaraf internasional diluar negara-negara yang tergabung dalam kompetisi Olimpiade. Kompetisi tersebut pertama kali dilangsungkan di Swiss pada tahun 1906. Walaupun, event tersebut kurang meraih sukses dan cenderung gagal.

Ternyata persaingan event turnamen sepakbola internasional pun semakin berkembang. Bukan hanya datang dari Olimpiade, tapi pada tahun 1908 di Turin muncul ajang serupa yang bernama Torneo Internazionale Stampa Sportiva yang digelar oleh Sir Thomas Lipton. Adapun untuk memperebutkan Piala Sir Thomas Lipton. Bisa dikatakan event ini lah yang dinilai sebagai turnamen sepakbola internasional yang paling sukses dari yang pernah digelar sebelum-sebelumnya. Tak elak, Torneo Internazionale menjadi cikal bakal ajang Piala Dunia sekarang. Mengingat sistem, kemasan dan manajemennya telah diadopsi untuk menggelar ajang sepakbola 4 tahunan itu.

Berikut adalah daftar tuan rumah dan negara pemenang kompetisi sepakbola Dunia sejak tahun 1930 hingga sekarang.

  • 1930 – Tuan Rumah: Uruguay, Pemenang: Uruguay
  • 1934 – Tuan Rumah: Italia, Pemenang: Italia
  • 1938 – Tuan Rumah: Prancis, Pemenang: Italia
  • 1950 – Tuan Rumah: Brazil, Pemenang: Uruguay
  • 1954 – Tuan Rumah: Swiss, Pemenang: Jerman Barat
  • 1958 – Tuan Rumah: Swedia, Pemenang: Brazil
  • 1962 – Tuan Rumah: Chile, Pemenang: Brazil
  • 1966 – Tuan Rumah: Inggris, Pemenang: Inggris
  • 1970 – Tuan Rumah: Meksiko, Pemenang: Brazil
  • 1974 – Tuan Rumah: Jerman Barat, Pemenang: Jerman Barat
  • 1978 – Tuan Rumah: Argentina, Pemenang: Argentina
  • 1982 – Tuan Rumah: Spanyol, Pemenang: Italia
  • 1986 – Tuan Rumah: Meksiko, Pemenag: Argentina
  • 1990 – Tuan Rumah: Italia, Pemenang: Jerman Barat
  • 1994 – Tuan Rumah: Amerika Serikat, Pemenang: Brazil
  • 1998 – Tuan Rumah: Prancis, Pemenang: Prancis
  • 2002 – Tuan Rumah: Jepang dan Korea, Pemenang: Brazil
  • 2006 – Tuan Rumah: Jerman, Pemenang: Italia
  • 2010 – Tuan Rumah: Afrika Selatan, Pemenang: Spanyol
  • 2014 – Tuan Rumah: Brazil, Pemenang: Jerman
  • 2018 – Tuan Rumah: Rusia, Pemenang: –

Francesco Rekrut Banyak Pemain Buat Squad AS Roma

Eusebio Di Francesco masih butuh banyak pemain buat AS Roma

Francesco Rekrut Banyak Pemain Buat Squad AS Roma
Francesco Rekrut Banyak Pemain Buat Squad AS Roma

Dari informasi terakhir yang didapat dari AS Roma, coach Eusebio Di Francesco bilang kalau dirinya masih butuh banyak pemain baru untuk mempersiapkan squadnya menatap musim 2017 / 2018. Setidaknya, bakal ada 5 pemain lagi yang akan direkrut oleh pelatih 47 tahun itu.

Sebelumnya, AS Roma sudah melepas 3 pemain kuncinya di musim panas tahun 2017 ini. Mereka diantaranya Mohamed Salah yang dijual ke Liverpool, lalu Leandro Paredes yang bertolak ke Zenit Saint Petersburg, dan Antonio Ruediger yang kini berseragamkan Chelsea. Bahkan rumornya, 2 pemain lini tengah andalan AS Roma lainnya, Giallorossi dan Radja Nainggolan juga sedang diburu oleh Inter Milan.

Sedangkan nama-nama yang sudah dibeli AS Roma saat ini adalah Hector Moreno sebagai bek tengah, lalu Rick Karsdorp sebagai bek kanan, serta Lorenzo Pellegrini dan Maxime Gonalons sebagai gelandang. Adapun, Francesco tetap ngotot tetap butuh banyak pemain. Setidaknya akan ada 5 pemain baru lainnya yang bakal diangkut oleh Roma.

“Saya masih butuh pemain serep untu membackup Edin Dzeko, lalu 2 gelandang, dan 3 bek serep”, terang Francesco saat diwawancara oleh Sky Sport Italia.

“Untuk lini depan dan tengah, menurut saya sudah oke lah. Masalah lini pertahanan ini, yang masih merisaukan saya”, sambung pria yang dulu juga bermain sebagai gelandang.

Radja Nainggolan disebut Francesco, tidak bakalan kemana-mana

Saat ditanyai terkait rumor kepergian Radja Nainggolan, Francesco meyakinkan pun meyakinkan pers. Kalau gelandang berdarah Batak Belgia itu tetap akan membela Roma di musim depan.

“Radja adalah pemain kami yang bagus. Ia pun sudah cocok bermain bersama kami. Jadi saya pastikan, kalau Radja bakal terus bersama kami. Saat menjalani tur pra musim di Amerika Serikat, dia pun sudah pasti akan ikut ambil bagian”, ujar Francesco.

“Seperti saya bilang tadi. Untuk bagian tengah dan depan saya sudah sangat pede. Saya hanya masih harus bekerja ekstra keras untuk mendandani barisan pertahanan saya. Percuma serangannya kuat, tapi pertahanannya tempe. Kami akan bisa kebobolan juga nantinya”, tambahnya lagi sembari menuntaskan pembicaraan.

Jadwal Bola 11-14 Juli 2017

Jadwal Bola 11-14 Juli 2017

Selasa,11 Juli 2017

Liga 1

15.00 WIB

Borneo FC vs Mitra Kukar

TV One / Festival

Piala AFF U-15 ‘17

18.30 WIB

Indonesia vs Thailand

Global TV

Rabu, 12 Juli 2017

Piala Emas Concacaf

06.30 WIB

Kosta Rika vs Kanada

Soccer Channel

09.00 WIB

Honduras vs Guyana Prancis

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

Semen Padang vs Persija Jakarta

TV One / Festival

18.30 WIB

Persib Bandung vs Persela Lamongan

TV One / Festival

Kamis, 13 Juli 2017

Piala Emas Concacaf

08.00 WIB

Amerika Serikat vs Martinik

Soccer Channel

Liga 2

15.00 WIB

PSS Sleman vs Persibas Banyumas

TV One

Liga 1

18.30 WIB

Persiba Balikpapan vs PSM Makassar

TV One / Festival

Piala AFF U-15 ‘17

18.30 WIB

Australia vs Indonesia

Global TV

Jumat, 14 Juli 2017

Piala Emas Concacaf

06.30 WIB

El Salvador vs Curacao

Soccer Channel

09.00 WIB

Meksiko vs Jamaika

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

Bali United vs Barito Putera

TV One / Festival

18.30 WIB

Sriwijaya FC vs PS TNI

TV One / Festival

*Jadwal didapat dari berbagai sumber dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perubahan jadwal mendadak dari stasiun TV bukan tanggungjawab kami.

Berita Terkait:

Jadwal Bola 8-10 Juli 2017

Jadwal Bola 8-10 Juli 2017

Sabtu, 8 Juli 2017

CAF Champion

00.05 WIB

Etoile Sahel vs Al-Merreikh

Bein Sport 3

Piala Konfederasi CAF ‘17

03.00 WIB

Club Africain vs Kampala City

Bein Sport 3

19.30 WIB

TP Mazembe vs Horoya

Bein Sport 2

Liga Super China

18.30 WIB

Jiangsu Suning vs Shanghai Shenhua

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

Persela Lamongan vs Borneo FC

TV One / Festival

18.30 WIB

Persija Jakarta vs Persipura Jayapura

TV One / Festival

Minggu, 9 Juli 2017

CAF Champion

01.00 WIB

Wydad Casablanca vs Zanaco

Bein Sport 3

02.00 WIB

Al Ahly vs Cotonsport

Bein Sport 2

Piala Konfederasi CAF ‘17

00.05 WIB

Sfaxien vs MC Alger

Bein Sport 2

00.05 WIB

Platinum Stars vs Mbabane Swallows

Bein Sport 3

21.00 WIB

ZESCO vs Hilal El Obied Club

Bein Sport 3

Liga Super China

14.30 WIB

Changchun Yatai vs Shanghai SIPG

Soccer Channel

Liga 1

15.00 WIB

PSM Makassar vs Bhayangkara FC

TV One / Festival

18.30 WIB

Madura United vs Persib Bandung

TV One / Festival

Piala AFF U-15 ‘17

19.30 WIB

Indonesia vs Myanmar

Global TV

Senin, 10 Juli 2017

CAF Champion

00.05 WIB

Mamelodi Sundowns vs AS Vita Club

Bein Sport 3

02.00 WIB

USM Alger vs CAPS United

Bein Sport 2

02.00 WIB

Zamalek vs Al Ahly Tripoli

Bein Sport 3

Liga 1

18.30 WIB

PS TNI vs Bali United

TV One / Festival

*Jadwal didapat dari berbagai sumber dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perubahan jadwal mendadak dari stasiun TV bukan tanggungjawab kami.

Berita Terkait:

Dua Pilar Absen, Bhayangkara Mati Kutu

Dua Pilar Absen, Bhayangkara Mati Kutu
Dua Pilar Absen, Bhayangkara Mati Kutu

Simon McMenemy, selaku pelatih Bhayangkara FC akhirnya harus rela mengakui ketangguhan Barito Putera. Pasalnya, The Guardian keok 0 – 1 saat menjamu Barito pada laga lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka ynag digelar kemarin (Selasa, 4 / 7 / 2017) malam WIB di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi.

Disisi lain McMenemy juga mengatakan, kalau melempemnya Bhayangkara, lantaran tampil tanpa 2 pemain kunci mereka. Yakni Evan Dimas dan juga Putu Gede.

Sejatinya, Bhayangkara sempat mendapat peluang untuk menyeimbangkan kedudukan. Namun shot attempt dari Bhayangkara, masih bisa dibaca oleh Adhitya Harlan yang mengawal mistar Laskar Antasari. Alhasil kedudukan 1 – 0 yang sudah terlebih dulu dicetak lewat gol Matias Jesus Cordoba pada menit ke 14, tidak berubah hingga pluit tanda laga tuntas ditiup wasit.

Saat laga berkahir, McMenemy tak segan-segan untuk memuji Barito yang sudah tampil konsisten dari awal sampai akhir. Sekaligus memberikan salam hormatnya kepada Jackson F Tiago selaku pelatih dari Barito.

“Saya ucapkan selamat kepada coach Jackson dan Barito. Bukan cuma berhasil bikin gol, tapi Barito sudah bermain sangat bagus. Tetap stabil dari awal sampai akhir bertanding”, puji pelatih asal Inggris itu.

“Tapi bukan berarti kami bermain jelek, lho. Hanya saja kami belum hoki”, sambung McMenemy sembari bercanda.

Ketidakhadiran Evan Dimas serta Putu Gede kemarin, memang terlihat sangat berdampak pada performa Bhayangkara. Mereka berdua yang disebut dengan 2 pilar Bhayangkara terpaksa absen, lantaran harus mengikuti sesi persiapan ajang Kualifikasi Piala Asia U – 23 bersama timnas.

“Absennya Evan Dimas dan Putu Gede terus terang membuat saya sangat pusing. Apalagi mereka berdua lah yang selama ini mempunyai peran yang besar, dari lini tengah hingga lini pertahanan”, kata McMenemy mengomentari absennya Evan Dimas dan Putu Gede.

Pernyataan mantan pelatih timnas Filipina itu juga diaminkan oleh Deny Saputra, bek dari Bhayangkara.

“Hilangnya Evan dan Putu, membuat kami setim harus menyesuaikan pola permainan dari awal. Pada akhirnya, kami pun kewalahan antara bermain dengan kondisi baru dengan menjaga pertahanan kami dari rangsekan lawan”, sahut Dany.

Berita Terkait:

Berita Sepakbola Terkini Paling Dahsyat